Saturday, July 29, 2017

Cerita Dewasa Dari Toko Buku Berlanjut Ke Motel

Cerita Dewasa - Perkenalkan namaku Dirga, aku seorang Pria berumur 25 tahun, aku adalah seorang Pria yang biasa-biasa saja menurutku, dengan berat badan 67 kg, tinggi badan 173 cm, bertubuh tegap dan bidang. Pada suatu hari, pada pukul jam 13.00 wib saat itu aku berada di sebuah toko buku Gramedia di jalan Gatsu (Gatot Subroto) jakarta. Aku di gramedia aku bermaksud untuk membeli majalah yang stocknya terbatas.


Pada hari itu aku mengenakan kaos dan celana pendek berbahan katun. Pada siang hari itu suasana toko buku itu sepi, waalaupun pada saat itu waktu jam istirahat para pekerja maupun para pelajar. Pada saat itu toko buku itu hanya ada pengunjung sekitar 10 orang, dan amu segera bergegas menuju rak yang berisikan khusus majalah. Ketia aku akan mengambil majalah tersebut, tiba-tiba ada seseorang wanita yang juga akan mengambil majalah yang sama.

Saat itu kami sempat saling berebut , namun setelah beberapa detik kami-pun kemudian saling melepaskan pegangan kami dari majalah tersebut sehingga majalah itu-pun jatuh ke lantai, lalu,

“ Ma.. Maf yah Tante… ”, ucapku sembari mengambil majalah tersebut dan memberikannya kepada wanita separuh baya orang tersebut.
Kalau aku melihat sekilas sih wanita itu berusia kisaran 32 sampai 35 tahun. Wanita separuh baya itu berwajah oval, mempunyai panadangan mata sinis, dan tingginya badanya hampir sama denganku karena dia memakai sepatu highhills. Pada saat itu aku tidak berani menatap wajahnya lama-lama, tapi pada saat itu mataku tertuju pada paydara-nya yang membusung montok dan bentuk tubuhnya yang bisa dibilang semok. Kemudian wanita itu berkata,

“ Iya Dek, nggak papa kog, Adik cari majalah ini juga yah ?? ”, tanyanya.
“ Iya Tante, hhe… ”, jawabku singkat.
“ Ini majalah sudah lama saya cari Dek, giliran nemu eh.. sekrang malah berebut sama adek, hhe ”, ucapnyanya sembari tersenyum manis.
“ Hhe, nggak papa kog tante, kata Mbak penjual bukunya sih buku edisi ini sih limited edision Tante ”, ucapku menerangkanya.

“ Eumm… Ngomong-ngomong, kamu juga suka juga fotografi ya Dek ? ”, tanyanya.
“ Nggak juga sih Tante, saya beli cuma sekedar untuk koleksi saja kok… ”, ucapku.
Setelah itu kami-pun berbincang banyak tentang fotografi sampai pada akhirnya obrolan kami-pun berakhir,
“ Bun, bunda, Salma udah dapet komik nih, salma beli’in 2 komik ini ya Bun ”, obrolan kami terpotong oleh seorang gadis cilik yang mengenakan seragam SD.

“ Ouh udah dapet ya Nak, yaudah, iya itu Bunda belikan 2 ”, ucapnya pada anaknya.
“ Oh iya dek Tante duluan ya dek ”, ucapnya sembari menggandeng anaknya pergi.
Pada akhirnya kau-pun mengalah dengan tante itu, dan pada akhirnya aku tidak mendapat majalah itu. yasudahlah, nggak dapet majalah nggak papa,toh aku masih bisa beli buku terbitan yang baru lainya saja. Singkat cerita sekitar 30 menit kemudian ketika aku sedang asik membca buku, dari belakangku ada yang menegurku,

“ Duh yang lagi asyik baca bukunya nih… ”, tegur seorag wanita kepadaku.
Setelah aku menengok ternyata suara wanita itu adalah tante yang berebut buku denganku tadi, hhe. Tidak kusangka dia kembali lagi ke toko ini, dan kini dia tidak bersama anaknya. Kemudian aku berbasa-basi bertanya,
“ Loh kog balik lagi sih Tante, memangnya ada ketinggalan Tante ? ”, tanyaku.
“ Nggak kog dek ”, balasnya singkat.
“ Ouh kirain. Ngomong-ngomong anak Tante dimana ? ”, tanyaku basa basi.
“ Anak tante les Les musik dek ” jawabnya.
“ Lah, memangnya anak tante berangkat sendiri ? ”, tanyaku lagi.

“ Nggaklah dek, anak tante di antar sama supir Tante ”, jawabnya menerangkan padaku.
Saat itu kami-pun melanjutkan pembicaraan kami yang sempat terpurtus tadi. kami membicarakan tentang fotografi cukup lama, sekitar 20 menit kami ngobrol sambil berdiri sehingga sampai kaki ini pegal dan tenggorokan-pun menjadi kering. Dari obrolan kami, pada akhirnya aku mengetahui nama beliau adalah Tante Eni. Karena saat itu kami sama-sama merasa haus dan capek, pada akhirnya Tante Eni-pun mengajak aku ke restoran fast food.

Restoran itu kebetulan letaknya berada di lantai bawah toko gramedia ini. Saat itu aku mendapat tempat duduk di dekat jendela dan Tante Eni di bangku sampingku. Karena aku dekat denganya, saat itu terciumlah harum parfum dari tubuhnya yang tiba-tiba membuat Penisku ereksi. Saat itu aku merasa, semakin lama dia semakin mendekatkan badannya padaku, aku juga merasakan tubuhnya sangat hangat. Aduh bro, makin nggak kuat nih si otong, hha. Sering sekali lengan kananku selalu bergesekan dengan lengan kirinya, tidak keras dan kasar tapi sehalus mungkin.

Kemudian, kutempelkan paha kananku pada paha kirinya, terus kunaik-turunkan tumitku sehingga pahaku menggesek-gesek dengan perlahan paha kirinya. Terlihat dia beberapa kali menelan ludah dan menggaruk-garukkan tangannya ke rambutnya, kena nih ni tante-tante, ucapku dalam hati. Pada akhirnya dia-pun mengajakku pergi meninggalkan restoran tersebut,
“ Yuk kita hangout aja yuk dari sini dek !! ”, ajaknya.
“ Eumm… emang kita mau kemana tante? ” tanyaku.
“ kemana yah, terserah kamu aja deh, tante nurut ”, ucapnya mesra.
“ Eummm… kemana yah tante, ngomong-ngomong tante tahu nggak tempat yang private biar kita ngobrolnya enak ”, ucapku.

Aku berkata seperti itu dengan maksud sebuah kesebuah hotel, motel atau semacamnyalah, hhe. Semoga saja Tante Eni mengerti maksudku,
“ Oh kamu maunya ditempat ngobrol Private, ya Tante tahu tempat yang private dan enak buat ngobrol, hhe…”, katanya sambil tersenyum.
Setelah itu kami-pun segera meninggalkan restoran itu. Saat itu kami pergi menggunakan taksi, dan di dalam taksi itu kami hanya berdiam diri lalu kuberanikan untuk meremas-remas jemarinya dan dia pun membalasnya dengan cukup hot. Sambil meremas-remas kutaruh tanganku di atas pahanya, dan kugesek-gesekkan. Kini hawa tubuh kami meningkat dengan tajam, aku tidak tahu apakah karena AC di taksi itu sangat buruk apa nafsu kami sudah sangat tinggi.

Kami tiba di sebuah motel di kawasan kota dan langsung memesan kamar standart. Kami masuk lift diantar oleh seorang room boy, dan di dalam lift tersebut aku memilih berdiri di belakang Tante Eni yang berdiri sejajar dengan sang room boy. Dari belakang aku mengesek-gesekan dengan perlahan burungku ke pantat Tante Eni, Tante Eni pun memberi respon dengan menggoyang-goyangkan pantatnya berlawanan arah dengan gesekanku.

Ketika room boy meninggalkan kami di kamar, langsung kepeluk Tante Eni dari belakang, kuremas-remas dadanya yang membusung dan kucium tengkuknya,
“ Hemmm… kamu nakal deh dari tadi dek, kini tante jadi nggak tahan nih ”, ucapnya genit.
Setelah itu Tante Eni -pun dengan cepat dia membuka bajunya dan dilanjutkan dengan membuka roknya. Ketika tangannya mencari reitsleting roknya, masih sempat-sempatnya tangannya meremas batang Penisku. Dia segera membalikkan tubuhnya, buah dada-nya yang berada di balik BH-nya telah membusung,

“ Ayo dong buka bajumu Nang ”, pintanya dengan penuh nafus dan kemesraan.
Dengan cepat kutarik kaosku ke atas, dan celanaku ke bawah. Dia sempat terbelalak ketika melihat batang kejantananku yang sudah keluar dari CD-ku. Kepala batangku cuma 1/2 cm dari pusar. Aku sih tidak mau ambil pusing, segera kucium bibirnya yang tipis dan kulumat, segera terjadi pertempuran lidah yang cukup dahsyat sampai nafasku ngos-ngosan dibuatnya. Sambil berciuman, kutarik kedua cup BH-nya ke atas.

Alhasil, taraaaaaaaaaa… terlihatlah buah dada-nya sangat besar dan bulat, dengan puting yang kecil warnanya coklat dan terlihat urat-uratnya kebiruan. Tangan kananku segera memilin puting sebelah kiri dan tangan kiriku sibuk menurunkan CD-nya. Ketika CD-nya sudah mendekati lutut segera kuaktifkan jempol kaki kananku untuk menurunkan CD yang menggantung dekat lututnya, dan bibirku terus turun melalui lehernya yang cukup jenjang.

Kini Nafas Tante Eni semakin mendengus-dengus dan kedua tangannya meremas-remas buah pantatku dan kadang-kadang memencetnya. Pada akhirnya mulutku sampai juga ke buah dada-nya. Gila, besar sekali.. ampun deh, kurasa bra-nya diimpor secara khusus kali. Kudorong tubuhnya secara perlahan hingga kami akhirnya saling menisayangh di atas kasur yang cukup empuk.

Tabpa buang waktu aku segera menikmati buah dada-nya dengan menggunakan tangan dan lidahku bergantian antara kiri dan kanan. Setelah cukup puas, aku segera menurunkan ciumanku semakin ke bawah, ketika ciumanku mencapai bagian iga, Tante Eni menggeliat-geliat, saya tidak tahu apakah ini karena efek ciumanku atau kedua tanganku yang memilin-milin putingnya yang sudah keras.

Dan semakin ke bawah terlihat bulu kewanitaanya yang tercukur rapi, dan wangi khas wanita yang sangat merangsang membuatku bergegas menuju liang senggamanya dan segera kujilat bagian atasnya beberapa kali. Kulihat Tante Eni segera menghentak-hentakkan pinggulnya ketika aku memainkan klitorisnya. Dan sekarang terlihat dengan jelas klitorisnya yang kecil. Dengan rakus kujilat dengan keras dan cepat.

Tante Eni bergoyang maju mundur dengan cepat, jadi sasaran jilatanku nggak begitu tepat, segera kutekan pinggulnya. Kujilat lagi dengan cepat dan tepat, Tante Eni ingin menggerak-gerakkan pinggulnya tapi tertahan. Tenaga pinggulnya luar biasa kuatnya. Aku berusaha menahan dengan sekuat tenaga dan erangan Tante Eni yang tadinya sayup-sayup sekarang menjadi keras dan liar.

Lalu kuhisap-hisap clitorisnya, dan aku merasa ada yang masuk ke dalam mulutku, segera kujepit diantara gigi atasku dan bibir bawahku dan segera kugerak-gerakkan bibir bawahku ke kiri dan ke kanan sambil menarik ke atas. Tante Eni menjerit-jerit keras dan tubuhnya melenting tinggi, aku sudah tidak kuasa untuk menahan pinggulnya yang bergerak melenting ke atas. Terasa liang kewanitaannya sangat basah oleh cairan kenikmatannya.
Kini segera kupersiapkan batang penis-ku, kuarahkan ke liang senggamanya dan,
“ Zleb…

Sayang sekali penisku belum masuk sepenuhnya, saat itu hanya ujung batang penis-ku saja yang masuk dan Tante Eni merintih kesakitan,
“ Aow… sakit sayang, pelan-pelan ya sayang ”, ucapnya lemah lembut.
“ Iya Ya deh Tante, aku masukin pelan-pelan, maaf ya tante ”, ucapku.
Kini akupun mengulangi lagi, dan masih tidak tidak masuk juga. Buset nih tante, sudah punya anak tapi masih kayak perawan begini. Akhirnya akupun menggunakan ludahku untuk untuk melumuri kepala penisku, lalu perlahan-lahan kudorong lagi kejantananku, dan
“ Zlebbb… Aghhhhhhh.. pelan-pelan sayang… ”, erangnya kesakitan.
Padahal baru kepalanya saja, sudah susah masuknya. Kemudian aku menarik perlahan, dan lalau kumasukan lagi dengan perlahan. Pada saat itu aku mencoba menusukan kejantananku dengan agak keras, dan,

“ Zlebbbbbbbbbbbbb… Aoww… Sssss… Aghhhhhh…. ” erang Tante Eni diiringi air matanya yang menetes di sisi matanya.
“ Kog tante nagis sih, sakit ya, apa kita hentikan dulu ? ”, ucapku pada Tante Eni  setelah melihatnya kesakitan.
“ Jangan Sayang, udah kamu terusin aja, Ssshhhh… ”, balasnya manja.
Kemudian kumainkan maju mundur dan pada hitungan ketiga kutancap dengan keras. Yah, bibir kewanitaanya ikut masuk ke dalam. Wah sakit juga, habis sampai bulu kewainitaanya ikut masuk, bayangkan aja, bulu kewanitaaan kan kasar, terus menempel di batang penis-ku dan dijepit oleh bibir kewanitaan Tante Eni yang ketat sekali. Dengan usaha tersebut, akhirnya mentok juga batang penis-ku di dalam liang senggama Tante Eni .

Terus terang saja, usahaku ini sangat menguras tenaga, hal ini bisa dilihat dari keringatku yang mengalir sangat deras. Setelah Tante Eni tenang, segera penisku kugerakkan maju mundur dengan perlahan dan Tante Eni mulai menikmatinya. Mulai ikut bergoyang dan suaranya mulai ikut mengalun bersama genjotanku. Akhirnya liang senggama Tante Eni mulai terasa licin dan rasa sakit yang diakibatkan oleh kasar dan lebatnya bulu kewanitaanya sedikit berkurang.
Kita-kira sekitar 15 menit aku menggenjot vagina tante Eni, tiba-tiba Tante Eni memelukku dengan kencang dan,

“ Oughhhhhhhh….”, jeritannya sangat keras, dan beberapa detik kemudian dia melepaskan pelukannya dan terbaring lemas. Ternyata tante Eni sudah mendapatkan orgasme pertamanya, lalu,
“ Tante udah keluar yah, yaudah kita break sebentar dulu aja Tante ”, ucapku.
“ Iya Dirga sayang, tante ingin istirahat sebentar, tulang-tulang Tante terasa mau lepas rasanya ”, ucapnya dengan manja.

“ Baiklah Tante sayang, kita lanjutkan nanti aja… ”, balasku tak kalah mesranya.
“ Sayang, kamu sering ya ML sama wanita lain… ”, , pancing Tante Eni.
“ Nggak kok Tante malahan aku baru pertama kalinya sama tante ini ”, jawabku berbohong.
“ Masak sih, tapi dari caramu tadi terlihat kamu mahir sekali, Kamu hebat Sayang banget ain sex-nya, benar-benar kuat ”, puji Tante Eni.
“ Ah tante bisa aja, tante juga hebat kog, liang senggama tante masih sempit banget sich, padahal kan Tante udah punya anak ”, balasku balik memuji.
“ Ah kamu bisa aja deh sayang, kalau masalah sempit dan mengimpit itu rahasia, hhe ”, balasnya manja.

Beberapa saat kami bercanda, kami-pun merasa lelah, dan tanpa sadar kami berdua tertidur pulas dengan posisi telanjang dan berpelukan. Kira-kira 1 jam kami tertidur, saat terbangun kami kaget, rupanya kami tertidur sudah lumayan lama. Sejenak kami mengumpulkan nyawa kami, lalu kami-pun melanjutkan permainan sex kami yang tertunda tadi. Kali ini permainan sex kami lebih buas dan liar, saat itu kami bercinta dengan bermacam-macam posisi sex.
Foto Bokep
Kini pada ronde 2 ini aku sangat senang sekali, karena pada permainan ronde 2 ini kami tidak menemui kesulitan seperti permainan sex pertama kami tadi. Hal itu disebabkan karena ungkin kami sudah sama-sama berpengalaman, dan saat itu liang senggama Tante Eni tidak sesempit yang pertama tadi. Mungkin saja karena tadi liang senggama Tante Eni sudah tertembus oleh keris empu gondrongku ini (penis).

Saat itu terjadilah permaina sex yang sungguh luar biasa liar dan hot. Namun permainan ini tidak berlangsung lama karena Tante Eni harus segera pulang menemui anaknya yang sudah pulang dari les musik. Saat itu akupun segera memompa kejantananku dengan tenaga penuh, dan kira sekitar 5 menit pada akhirnya penisku merasakan seperti ada yang akan menyembur, dan kemudian,
“ Crotttttttttttttttttttt… Crotttt… Crottt… Crottt ”,

Pada akhrinya aku-pu mendapatkan klimaksku. Saatb itu aku menancapkan dalam-dalam kejantananku di dalam liang senggama Tante Eni . Air maniku membanjiri liang senggamanya sampai-sampai air maniku keluar lagi dari liang senggamnya itu. Singkat cerita karena tante Eni terburu-buru, maka Tante Eni dan aku-pun segera memebersihkan diri di kamar mandi hotel. Setelah selesai, kamipun segera bergegas check out.

Namun sebelum kami berpisah kami saling bertukar alamat dan nomer handphone agar kami komunikasi kami berlanjut dan begitu juga hubungan terlarang kami ini. Setelah itu kamipun segera mencari taksi, dan pulang dengan taksi masing-masing. end.

Agen Bandarq Agen Bandarq Agen Bandarq
Share:

Cerita Dewasa Ternyata Guru Les Ku Suka Dengan Anu ku

Cerita Dewasa - Perkenalkan nama saya Alex, saya adalah murid salah satu SMA swasta yang cukup terkenal di Yogyakarta. Orang tua saya juga lulusan dari SMA itu sehingga saya juga disuruh sekolah di SMA yang isinya melulu cowok itu. Saya lemah dalam pelajaran fisika dan matematika, makanya Papa menyuruh saya untuk les matematika dan fisika. Dan akhirnya saya pun menuruti orang tua saya untuk les privat di rumah.


Guru les saya adalah seorang Mahasiswi tingkat akhir di UGM, sudah tinggal tunggu skripsi. Namanya Mila, saya biasa memanggilnya kak Mila, wajahnya cukup cantik, putih, tingginya kira-kira 165 cm, dengan payudara berukuran sedang, tidak besar, tapi juga tidak kecil. Saya les dengan dia setiap hari senin, rabu, dan jumat.

Siang itu di sekolah saya mengikuti pelajaran biologi, yang membahas soal organ tubuh pria dan wanita. Kemudian sekolah selesai dan saya pulang ke rumah karena sorenya saya harus les. Jam 5 sore kak mila datang dan dimulailah les seperti biasanya. Saat les sedang berlangsung, saya tidak sengaja melihat bra guru les saya itu, dan membuat saya dag dig dug. Kejadian itu membuat saya membayangkan sesuatu yang berada di balik bra-nya itu, yang malah membuat saya teringat dengan pelajaran biologi di sekolah siang tadi. Lalu saya bertanya pada kak Mila,

“Kak, aku mau tanya nih, boleh nggak?”,

“Tanya apa?”. katanya.

Saya mengatakan padanya saya ada pertanyaan soal biologi, dan dia mau menjelaskan ke saya. Wah saya cukup senang senang waktu itu. Kemudian saya memberanikan diri untuk bertanya,

“Kak, kalau aku mau liat vagina yang beneran boleh nggak kak?”

Saya sudah kebat kebit dan takut kalau dia marah. Eh tidak taunya dia malah tersenyum sambil berkata,

“Emangnya kamu mau lihat punya kak Mila ya Lex?”,

Terang saja saya senang senang takut, terus saya jawab saja

“Ya kalo kak Mila tidak keberatan mau dong lihat.” Kata saya sedikit terbata-bata.

“Tapi ntar kakak lihat punya Alex juga ya” jawabnya.

Saya langsung saja mengangguk. Kemudian kak Mila tanya,

“Mau lihat di sini Lex?”

“Engga kak, ke kamar Alex saja yuk biar nggak kelihatan pembantu.” Jawab saya.

Keadaan rumah memang cukup sepi waktu itu, Papa dan Mama sedang pergi ke Klaten untuk menjenguk paman, dan hanya ada pembantu saja di rumah. Lalu saya mengajak kak Mila masuk ke kamar saya, dan setelah saya kunci kamar saya, kak Mila mulai melepas baju dan bra-nya. Kemudian dia menjelaskan sambil saya ngiler melihatnya. Dan tiba-tiba dia bertanya,

“Mau pegang nggak Lex?”

”Boleh kak?” tanya saya.

Dia hanya mengangguk saja. Ya sudah saya pegang pegang saja itu toket, gila empuknya enak bener, mana putingnya merah kecoklatan menghias di toketnya.

Setelah saya puas pegang-pegang, kak Mila suruh saya hisap hisap, awalnya saya canggung tapi lama-lama enak juga tuh puting ternyata, dan dia mengerang. Saya takut juga waktu dia mengerang, terus saya bilang,

“Kak saya hidupin musik ya biar pembantu nggak dengar suara kakak.” Kemudian saya pasang musik keras-keras.

Lalu dia menagih janjinya “Lex kakak mau lihat dong punya Alex.”

”Lho kan yang punya kakak Alex belum lihat, lihat dulu dong kak.” Kata saya.

Kak Mila lalu membuka celananya, begitu juga dengan celana dalamnya. Waktu saya lihat memeknya, kontol saya langsung getar getar sendiri. Bagus benar tuh memek, masih rapat rada kemerah2an sama bulu2 halus. Terus saya deketin dan pegang-pegang memeknya, kak Mila mengerang-ngerang keasikan. Kemudian dia bilang,

“Lex lihat dong punya kamu”

Akhirnya saya buka juga celana saya dan kasih lihat dia kontol saya yang sudah tegang, terus sama kak Mila di elus-elus. Wah… gila enaknya, langsung berdiri tegak kontol saya.

“Kamu pernah have sex ton?” tanya kak Mila

Saya bilang saja ”Nggak pernah kak, kakak pernah?”

Dia menggeleng, lalu dia tawarin saya mau nggak have sex sama dia. Ya jelas saya mau, mauuuuu banget, tapi saya nggak tahu caranya. Saya memang cukup polos dalam urusan sex. Kemudian dia yang membimbing kontol saya ke vaginanya, sambil saya hisaphisap puting dia. Gila sakit juga waktu pertama kali masuk, tapi enak juga kaya di pijit pijit, mana memek dia sempitnya minta ampun.

Kak Mila mengerang-ngerang waktu kontol saya masuk ke memeknya. Awalnya saya nggak tau mau ngapain jadi diam saja. Lalu dia suruh saya goyangin keluar masuk, ya saya keluar-masukin. Aarhhhhh enaknya… Saya keluar-masukin kontol saya sampai cukup lama juga. Sampai akhirnya kami sama-sama organsme. Saya benar benar puas, dan kami melakukan itu setiap kali ada kesempatan.

Agen Bandarq Agen Bandarq Agen Bandarq
Share:

Friday, July 28, 2017

Cerita Dewasa Menikmatin Tubuh Tetangga Baruku

Cerita Dewasa - Peristiwa yang aku alami bermula ketika aku hendak mencari tempat kos-kosan di daerah surabaya, setelah seharian berkeliling akhirnya aku mendapatkan tempat kos-kosan,di situ langsung dapat kenalan dengan seorang wanita namanya Dewi, usiannya meninjak 30 tahun dengan status janda beranak satu, dia merupakan keturunan Tiongkok, perkenalan kami berlanjut dengan menjadi teman baik,


Sore itu setelah sehabis mandi, aku melihat Dewi sedang menonton TV di dalam kamarnya., kebetulan
kamar kami bersebelahan, jadi sering mengetahui apa saja yang dilakukan di kamarnya.

Dengan berbalut handuk, aku mencoba menggoda Dewi, kami saling mengolok-olok karena, karena kehabisan bahan untuk membalas olokanku dia akhirnya mengejarku, aku berlari masuk kedalam kamarku, dan membuatku kaget dia tak menghentikan kejarannya, malahan dia menyusulku masuk ke dalam kamarku berusaha untuk mencubitku.

''Awas ya kamu, kuperkosa tahu rasa kamu,,,,''katanya menggodaku.

''mau donk di perkosa,,, hahaha,,,,'' jawabnya membalas candaannya.
Film Bokep
Kutatap matanya, kulihat ada kerinduan akan jamahan seorang laki-laki, dia pun langsung menutup pintu kamarku, aku  yang juga sudah menahan gairah tak mau membuang ksempatan itu.

Kuraih tangannya, kutarik agar mendekat, lalu kuciumi bibirnya, Dewi membalasnya dengan agresif, dia langsung menarik handuk yang ku pakai, dia begitu bernafsu ketika  melihat batang kontolku yang sudah berdiri tegak, dan tanpa basa-basi dia mengelus dan meremas-remas batang kontolku.

''aaarrgghhh,,,, terusss,,, lebih cepat,,,,'' desahku, yang ternyata mngundang gairahnya untuk berbuat lebih jauh lagi, tiba-tiba dia berjongkok dan melumat kepala kontolku.

''ohhhh yesssss,, nikmat,,,'' desahku lagi,  partner website online => SBOBET

Dia terus-terusan mengocok dan mengulum kontolku dengan liarnya, aku di buai dengan kenikmatan yang luar biasa enaknya, mulutnya terus melumat dan lidahnya menjilati kepala kontolku.

''oougghh,,, nikmatya'''erangku nikmat.

Dia terus-terusan mengocok dan mengulum kontolku dengan liarnya, aku di buai dengan kenikmatan yang luar biasa enaknya, mulutnya terus melumat dan lidahnya menjilati kepala kontolku.
Download Bokep
''oouugghhhh,,,, nikmatnya,,, '' erangku nikmat.

Setelah hampir 10 menit aku merasakan ada sesuatu yang hendak keluar dari kontolku.

''aaaahh,,,, Dewi aku keluarrr,,,,'' teriakku nikmat.

Muncratlah semua spermaku  ke dalam mulutnya, Dewi terus mengocok dan mengulum kepala kontolku, di jilatnya sisa spermaku yang masih tersisa.

Aku merasakan kenikmatan yang luar biasa, Dewi tersenyum manis, lalu aku mencium bibirnya, lidah kami saling melumat.

Perlahan batang kontolku mulai menegang kembali, melihat akan hal itu Dewi langsung melepas seluruh pakaiannya termasuk CD dan BHnya,mataku tak berkedip begitu melihat Dewi dalam keadaan telanjang, toketnya yang  montok dengan puting kemerahan seakan menantangku untuk segera kujilat, aku mulai meremas toketnya dan kuteruskan dengan menghisap dan menjilat putingnya, Dewi pun mendesah.

'''sssstttt,,,, enak sayang,,,,'' desahnya sambil tangan kanannya memegangi kepalaku.

Ku jilati klitorisnya yang lumayan besar, seperti sedang mengecup bibir, bibirku merapat di belahan
memeknya dan kumainkan lidahku di seluruh isi memeknya.

''oohhhh,,,, aaahhhhh,,,,,, mmhhhh,,,,'' cerita dewasa kutiduri wanita bengkel yang bohay di mobil

Desah kenikmatan terus keluar dari mulutmya yang semakin membuatku bersemangat, ku sibakkan lubang memeknya dan aku mulai menyedotnya.

''sssslllliuuurrppp,,,, ssslluuurrrppp,,,,, slllrruuupppp,,,,'' suara sedotanku, dan itu membuat Dewi semakin berteriak menahan nikmat.

Tak berapa lama tiba-tiba dia menekankan kepalaku ke memeknya, hisapanku di lubang memeknya semakin kuat, Dewi  sampai mengangkat pinggul dan akhirnya.

''cccrrroootttt,,,, cccrrrrootttt,,,,,,'' suara sedotanku, dan itu membuat Dewi semakin teriak menahan nikmat.
''aaahhhhhh aku keluar,,,,''.

Dewi rupanya mengalami orgasme yang  maha dahsyat, aku menalan semua cairan yang keluar dari lubang memeknya, terasa sedikit asin tapi nikmat, setelah kutelan semua cairannya tanpa menunggu kama aku langsung mengambil posisi dengan menindihnya dan ''sleepppp,,blessss,,,, ''

''ssssstthhhh,, enak sayang,,,'' desah Dewi sambil memejamkan matanya.

Kontolku masuk tanpa mengalami hambatan sedikitpun, kusodok pelan memeknya.

''oohhhh,,,, Dewi nikmat sekali memekmu, '' desahku memuji memeknya.

Rasanya batang kontolku seperti di pilin-pilin, Dewi yang mulai bergairah, menggoyangkan pinggulnya.

''Iya sayang terus,,,, genjot yang keras,,,'' erangnya.

Kuhujamkan kontolku seperti yang dia minta, kugenjot memeknya lebih keras, hampir sekitar 15 menit aku menindih Dewi, lalu dia meminta agar aku berada  di bawah.
Foto Bokep
Kemudian kami berganti posisi lagi, aku kembali menindihnya, pinggul Dewi ku ganjal menggunakan bantal, aku menggoyangkan pantatku dengan irama agak cepat, dan akhirnya.

''aaahhhhh,,, Dewi,, aku keluar sayang,,,'' jeritku nikmat.a  cerita dewasa

''ccccrrrootttt,,,,,, ccccrrrootttt,,,, cccrroottt,,,,'' spermaku masuk ke dalam lubang memek Dewi, masih dalam posisi menindih Dewi berkata padaku

Setelah kurasa spermaku habis tumpah di dalam memeknya, kemudian aku mecabut kontolku dari dalam lubang memeknya, batang kontolku nampak mengkilat karena cairan spermaku dan cairan memeknya, lalu kami tidur bersebelahan,

Sejak itu aku sering tidur di kamarnya dan melakukan hubungan sex selayaknya suami istri, atau Dewi yang tidur di kamarku.

Agen Bandarq Agen Bandarq Agen Bandarq
Share:

Sunday, June 11, 2017

Ceria Sex Ngentot Pembantu Kost

Aku masih ingat saat itu aku pulang dari jalan-jalan malam minggu sama temen-temenku kuliah, biasanya kalau malam minggu kami sering nongkrong di suatu tempat pavorit kami yang disitu kita bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk sekedar gerumpi yang nggak-nggak sambil ketawa ngakak sepuasnya.


Dan waktu udah tengah malam saya pulang ke kost untuk tidur karena mulai udah kantuk dan aku tuntun kendaraanku untuk aku masukkan ke lorong kost biar aman dan aku kunci selanjutnya aku berjalan untuk menuju ke kamarku tetapi belum sampai ke kamarku ditengah jalan aku mendengar suara yang mengetarkan jatungku yaitu desahan dan ough……………. Aku pelan-pelan menuju ke arah suara itu ternyata di kamar pembantu ibu kost.

Aku jadi penasaran untuk mengintipnya ternyata aku beruntung karena ada sedikit celah yang cukup lebar untuk melihat ke dalam yaitu kaca yang ada di bagian atas yang digunakan untuk masuknya udara ke kamar. Akupun dengan mengendap-endap mengambil kursi untuk lebih enak melihat ke bawah kamar biar lebih jelas pemandangannya dengan agak kaki bergetar karena takut dan ingin melihat.

Aku kaget sekali karena yang di dalam ternyata Bapak kost yang meniduri pembantunya, ternyata aku akan menonton film gratis yang cukup lama pikirku dalam hati karena ternyata Bapak kostku baru mengulum puting pembantunnya sambil meremas-remas memeknya dan aku lihat jelas pembantunya masih menggunakan celana dalam karena lampu dalam kamar yang merupakan bolam 15 watt tidak mereka matikan.

Bapak kost mulai melepas celananya dan celanan pembantunya dan masih sambil mengulum puting susu pembantunya dia mulai memasukkan jemarinya ke dalam memek pembantunya. Si pembantunya mulai mengelinjang dan berdesis-desis menahan enaknya masuknya jemari ke dalam memeknya aku semakin menahan gemetaran karena birahiku memuncak juga dan sambil menahan takut kalau-kalau ketahuan Bapak kost.

Bapak kost mulai memasukkan senjatanya ke dalam memek pembantunya dan pembantunya mengerang kesakitan dan mendorong Bapak kost sehingga Bapak kost sampai mau jatuh dari tempat tidur pembantunya dan pembantunya mulai mengambil semua pakaiannya untuk menutupi auratnya yang kelihatan dan Bapak kost merayunya tetapi pembantunya tidak mau dan mengancam akan berteriak kalau Bapak kost memaksanya.

Bapak kost mulai mengambil pakaiannya dan memakainya, aku dengan cepat turun dari intipanku dan mengembalikan kursi ke tempatnya segera lari berjinjit-jinjit untuk menuju ke kamar mandi dan segera aku tutup, aku dengar langkah pelan-pelan menuju ke rumah utama dan segera terdengar suara pintu ditutup serta di kunci dan nggak lama aku keluar dari kamar mandi dan merokok di bagian halaman belakang dekat kamar mandi.

Memang kalau aku perhatikan pembantunya Bapak kost itu nggak pantas kalau menjadi pembantu karena perawakan kulitnya bersih dan wajahnya agak cantik dan badannya kecil tinggi dengan dihiasi beberapa bagian yang menonjol dari bagian tubuhnya yang sensitif, akupun kadang-kadang kalau melihat juga kepingin seperti Bapak kost ku.

Aku masih merokok sambil membayangkan pembantunya Bapak kost ternyata tubuhnya putih bersih tadi waktu aku intip dan kelakianku mulai mengoda otak warasku dan mulai mengelitik ke dalam sekujur tubuhku untuk mengerakkan kaki ini menuju depan pintu pembatunya Bapak kost dan mulai mengerakkan tanganku untuk mengetuk pintu kamar pembatu Bapak kost.

Dari dalam terdengar suara kaki berjalan dan kamar terbuka “Ada mas…….tanya Pembantu Bapak kostku, “aku masuk angin dan agak pusing mau khan mengerokin aku soalnya aku udah tidak tahan mau pingsan ………jawabku sekenanya. Mau aja…….silakan masuk dan iapun menutup pintu kamarnya.Kok pintunya ditutup…………tanya ku. Biar anginnya nggak masuk mas…..khan dingin jawabnya dengan santai aku mulai melepas bajuku dan dia mengambil handbody dan mulai melumurkan pada punggungku dan meratakannya dengan tangannya……………………

Sambil mengerokin aku……… tanya dia……………..aku kalau manggil dik,……….dik tadi kok aku lihat ada bayangan dari sini waktu aku ke kamar mandi siapa ya………apa kamu……..Masak mas….nggak tahu aku jawabnya singkat. Nggak usah takut………sama aku ……..masak sama aku bohong…….jawabku. Aku rasakan tangannya dia mulai gemetar sambil masih mengerokin aku sehinga kerokannya agak nggak beraturan. Ya………mas, itu tadi Bapak kost mau minta pada aku dan melakukkannya tetapi setelah dia mau memasukkannya aku tolak dengan paksa………….

Tapi aku mengintip lho tadi….ceritaku padanya…….masak………jawab dia, ya kelihatannya kamu menikmati banget tetapi setelah mau melakukannya kamu tolak. Dia hanya diam tidak menjawab dan aku tidak bisa melihat reaksinya karena ada di belakangku……..Kalau aku kamu tolak nggak………tanyaku pada dia. Pembantunya Bapak Kost hanya memukul tubuhku dari belakang saja.

Ternyata diam-diam pembantunya Bapak kostku suka aku juga pikirku dalam hati………dan lelakianku mulai menyeruak dan aku balik tubuhku untuk menghadap wajahnya dan aku lihat agak lama lalu wajahku mulai aku pepetkan dan aku mulai kulum bibirnya dengan lembut………….diapun membalasnya dan tangannya mulai di lingkarkan di badanku dan kamipun mulai menjatuhkan diri di tempat tidur dan berguling-guling tidak aturan.

Aku mulai melepaskan bajunya dan mulai mengulum puting susunya yang masih ranum dan tidak ketinggalan kakiku memelorotkan celana dalamnya dengan masih mengulum bibirnya jadi dia nggak sempat menahannya. Aku semakin brutal mengulum puting susunya dan sekali-kali aku mainkan dengan ujung lidahku dia semakin nggak aturan dan rambutku sampai dipegang dengan eratnya dan agak di gerak-gerakkan untuk lebih cepat mengulum puting susunya dan dengna mata terpejam dia mendesis dan aah………………….aah…………………menikmati kulumanku dan mulai aku lepaskan celana dalamku dan aku arahkan jemari tangannya untuk memegang senjataku yang mulai keras itu.

Tangannya memegang sangat keras senjataku ketika aku mulai memasukkan jemari tanganku kelubang memeknya dan dia mulai ough………….dan berdesis-desis mengeluarkan udara yang sangat panas dari dalam mulutnya ough…………….aah……………………..dan masih berdesis-desis sangat menikmatinya aku lihat dengan masih dengan mata tertutup dia mengigit sendiri bibirnya bertanda dia keenakan yang sangat……………..

Aku udah nggak tahan dan mulai memasukkan senjataku ke dalam memeknya karena aku lihat dia udah basah sekali………..baru agak masuk dia sudah mengerang………..aah……..jangan mas………aku berbisik sama dia nggak apa nanti kalau hamil aku tanggung jawab……………hiburku…merayu dia biar boleh………………dan dia masih pegang senjataku tapi tetep membiarkan masuk……..dan setiap aku tambah dia mengerang aah……………………aduh sakit mas……….ternyata pembantunya Bapak kostku masih bener-bener perawan sampai-sampai burungku sendiri kesakitan waktu aku paksakan masuk pertama kali………..dan aku mulai agak dalam bisa mencapainya tetapi masih dengan hanya……..memasukkan pelan-pelan dan mencabutnya pelan-pelan.

Aku lihat pembantunya Bapak kost mulai nggak aturan dan kelihatannya mau klimaks karena dia meremas-remas sendiri putingnya dan kadang-kadang meremas-remas rambutnya……….sambil ough…………………………ough……………………….aah………………….aku agak cepetkan keluar masuk dan akhirnya tangannya menekan keceng sekali pada kedua tanganku sambil bergetar hebat dan agak menangis menahan enaknya orgasmenya yang begitu hebat……………….

Share:

Cerita Sex Dengan Supirku Yang Ganas

Panggil saja aku Emma. Sejak usiaku 20 tahun aku menjadi bintang iklan dan foto model, dan saat ini usiaku 27 tahun jadi sudah 7 tahun aku malang melintang di dunia modelling. Sejak aku sibuk menjadi model, ayah memberiku sebuah mobil sedan dan aku sendiri yang menyupirnya.


Karena makin lama aku makin banyak iklan yang kubintangi, otomatis kesibukanku juga makin bertambah. Kalau pulang ke rumah pasti di atas jam 12.00 malam. Karena terlalu sering pulang malam habis syuting dan tidak enak karena mengganggu tetangga tempat tinggal ayah, atas persetujuan ayah dan ibuku, aku menyewa apartemen di daerah Kuningan dari hasilku menjadi model.

Akhirnya sejak 2 tahun lalu aku tinggal di apartemen beserta seorang pembantu (Menik). 6 bulan aku sudah tinggal di apartemen itu. Suatu malam ketika aku pulang secara tidak sadar aku menubrukkan mobilku ke pohon, untungnya aku tidak cedera berat, namun hal itu membuat diriku trauma untuk membawa mobil sendiri dan selama hampir 3 bulan, aku menggunakan Taxi untuk mengantarku syuting iklan.

Pada suatu hari, temanku mengajurkan untuk menggunakan jasa supir. Akhirnya setelah kutimbang-timbang, suatu hari temanku mengantarkan supir ke apartemenku. Pada awalnya aku agak ragu setelah melihat wajah (sebut saja David) untuk menjadi supirku. Terus terang aku agak takut karena dia berasal dari Timur Indonesia, orangnya berkulit hitam legam, usia sekitar 53 tahun, orangnya tinggi besar dan berbulu. Namun kata temanku, dia biasa mengendarai mobil-mobil otomatic dan pernah menjadi supir dari salah satu kedutaan. Akhirnya dengan segala pertimbangan David resmi menjadi supir pribadiku.

Sejak saat itu aku berpikir untuk memilih mobil baru, karena mobil sedan yang ayah belikan untukku tidak pernah kuperbaiki sejak kecelakaan tersebut. Mobil yang kugunakan adalah keluaran Korea. Dan memang rupanya David selain ahli dalam menyupir (menyupirnya tenang dan hati-hati), sopan terhadap diriku (jadi bodyguard-ku), ternyata dalam hal melayani nafsu seksku dia juga ahli.

Kejadiannya kira-kira satu tahun lalu, malam itu jam 02.30 aku pulang dari acara pembubaran panitia iklan salah satu produk makanan. Karena pada acara tersebut ada minuman yang memabukkan, aku agak sempoyongan ketika dipapah temanku masuk mobil dan Pak David terkaget-kaget dari tidurnya. Setelah itu David langsung menggantarku pulang ke apartemen.

Dalam keadaan setengah mabuk, berat rasanya untuk naik lift sendiri, setelah sampai di parkiran apartemen, kuminta David mepapahku ke kamarku di lantai 37. Tubuhku mengelayut di tubuh David. Sampai di pintu kamar, kunci kamar lepas dari tanganku karena aku makin pusing. Dengan cekatan David mengambil kunci yang terjatuh, secara otomatis tubuhku juga lunglai dan dengan cepat juga David membopong tubuhku, lalu membuka pintu dan masuk apartemen. Aku dibopong hingga masuk kamar tidurku, lalu direbahkannya tubuhku di tempat tidur. David lalu keluar kamar tidurku.

Setengah jam kemudian karena aku tidak dapat tertidur akibat kepalaku pusing dan aku merasakan mual ingin muntah, aku berteriak memanggil Menik pembantuku untuk membantuku bangkit. Tapi yang masuk kamar bukan Menik melainkan David.
“Ada apa Non..? Menik khan lagi pulang kampung..”
“Oh.. iya.. aku lupa.. tolong.. Pak.. saya mau muntah.”
“Kemana.. Non..?”
“Tolong.. ke kamar mandi..”
David lalu membopongku ke kamar mandi. Sampai di sana aku pun langsung muntah.

Setelah selesai, David membopongku kembali ke kamar tidur, namun secara tidak sengaja rok yang kukenakan tersingkap hingga terlihat celana dalamku yang berwarna hitam model cawat oleh David disaat dia merebahkan tubuhku di tempat tidur. David pun langsung berubah menjadi buas dan kasar. Dia langsung menggosokan tangannya di pahaku yang putih mulus dan vaginaku yang masih tertutup celana dalam diremas oleh tangannya. Aku hanya dapat mendesah dan tidak dapat berbuat apa-apa untuk menolaknya, karena badanku yang lemas sehabis muntah.

David pun makin kasar, celana dalamku langsung ditarik ke bawah hingga betis lalu jari-jarinya mulai dimainkan di vaginaku. Aku hanya dapat melengguh dan mendesah ketika jarinya dimainkan di vaginaku.

“Ahh.. aahh.. sshh.. sshh.. awghh..”

Jari-jari tangan David ditusukkan makin ke dalam vaginaku. Aku sama sekali tidak dapat berbuat apa-apa terhadap apa yang David lakukan padaku karena pusing di kepalaku makin berat dan tubuhku sama sekali tidak bertenaga. Karena aku tidak dapat berpikir jernih, David makin menggila menguasai tubuhku.

David mulai menjilati pahaku yang putih nan mulus, makin lama makin ke atas hingga liang vaginaku terjilat oleh lidahnya yang agak kasar permukaannya. Aku makin terbawa arus kenikmatan dan bukannya berontak terlebih-lebih ketika lidahnya menemukan biji klitorisku dan disedot-sedot oleh lidahnya hingga aku pun melintir dan menggelinjang nikmat.

“Arhh.. arghh.. sshh.. sshh.. oohh.. oohh..! Pak.. David.. terus.. Pak.. trus..!”

Aku malah berceracau tidak karuan. David pun makin menyedot klitorisku lebih gila karena kusuruh.

Setelah hampir 15 menit lamanya vaginaku disedot oleh David (supirku), aku pun berontak, dimana kepala David yang ada di selangkanganku kuremas dan keluarlah dari vaginaku cairan yang langsung dijilat dan ditelan habis oleh David hingga tidak bersisa. Tubuhku makin lemas setelah cairan yang keluar dari vagina dengan banyak. Hal ini berbeda dengan David yang makin ganas, bajuku langsung dirobek, begitu juga BH-ku hingga aku benar-benar bugil dibuatnya. Payudaraku yang 36B terbungkus kulit putih bersih nan mulus terbuka tanpa penutup, dan terus terang baru sekali ini aku bugil dilihat oleh seorang laki-laki seumur hidupku, dan yang beruntung adalah supirku sendiri. Pacar-pacarku terdahulu pun belum seuntung supirku.

David yang belum puas menikmati klitorisku tadi, langsung melepaskan baju dan celananya hingga bugil. Mataku langsung melihat batang kemaluan David yang panjang, gede, besar dan hitam menggelantung dengan tegang dan keras di antara pahanya yang kulitnya hitam legam. Saking hitamnya tubuh David, sampai terlihat mengkilap karena keringatnya mulai menetes dari pori-porinya.

David lalu naik ke atas tubuhku dan jongkok di perutku, batang kejantanannya menggelantung tepat di wajahku. Aku mulai berontak, kugelengkan wajahku, aku tidak mau menggulum kejantanannya, karena selain hitam dan besar, penis David mengeluarkan bau yang agak aneh. Tapi David rupanya lebih pintar, hidungku dibekap oleh tangannya sehingga aku sulit bernapas, mau tidak mau aku harus bernapas dengan mulut.

Begitu mulutku terbuka untuk bernapas, tangannya yang memegangi penisnya langsung menyodokkan kejantanannya masuk mulutku. Aku pun tersedak oleh batangnya yang ada di mulutku. Aku berusaha berontak, namun lagi-lagi hidungku dibekap hingga disaat mulutku terbuka makin lebar batangnya ditekan lagi lebih ke dalam mulutku. Aku makin tersedak karena batang David rasanya menyentuh amandelku. Namun rupanya walau sudah menyentuh amandelku, batang kejantanan David belum sepenuhnya masuk dalam mulutku. David mencoba menyodokkan lebih ke dalam lagi batangnya dalam mulutku hingga terasa sampai kerongkonganku hingga aku terbatuk-batuk.

David lalu melonggarkan dengan menarik kemaluannya sehingga aku dapat bernapas, tapi lalu dia menyodokkan lagi penisnya masuk ke dalam mulutku hingga aku tersengal dan terbatuk-batuk lagi, sedangkan hidungku tetap ditutup oleh tangannya. Otomatis mataku mulai berair menahan rasa sakit di kerongkonganku. David terus melakukannya selama hampir 1 jam sampai cairan putih kental, rasanya aneh dan berbau memenuhi mulutku.

Aku berusaha mengeluarkan cairan itu dari mulutku dengan menahan napas agar cairan itu tidak masuk, tapi David menyodokkan lagi kemaluannya sehingga cairan yang bau dan rasanya aneh tertelan juga yang membuatku terbatuk-batuk.

“Nah.. gitu dong.. Bu. Cairan David.. harus Ibu telan. Gimana rasanya, enak.. khan..?”

“Bangsat loh.. Sialan loh Vid..! Keluar kamu dari rumah saya..!”

Kumarahi dan kumaki David yang telah menyiksaku. Memang pada saat David menjilati klitorisku, aku merasakan nikmat, namun hal yang baru saja dia perbuat terhadapku membuat diriku tersiksa.

Namun David rupanya semakin gila dan ganas. Tubuhku lalu ditariknya ke sisi tempat tidur, kakiku direnggangkannya dan diletakkan di pundaknya. Batang kemaluannya ditempelkan pada vaginaku, lalu dengan jarinya dibukanya vaginaku dan dimasukkan kejantanannya ke dalam vaginaku. Vaginaku yang masih rapat karena belum pernah dimasuki kemaluan siapa pun merasa seperti dirobek.

Aku meringis kesakitan, “Akh.. akhh.. sakit Vid.. sakit..!”

Kejantanan David mulai membongkar vaginaku yang masih rapat dan sempit. Disodokkannya batangnya yang hitam, panjang dan besar itu ke vaginaku.
Aku dibuatnya menjerit-jerit menerima sodokan itu di vaginaku, “Akh.. sakit Vid.. kontolmu besar sekali..”

“Gimana Bu rasanya..? Nanti juga enak kok.. Bu..”

Payudaraku yang ranum, terbungkus kulit yang putih bersih pun dan ukurannya 36B sudah dilahap oleh mulutnya, dicucup, disedot dan digigit putingnya. Aku makin lama makin menggelinjang mengikuti irama permainannya. Walaupun tubuh David hitam legam sedang berada di atas tubuhku yang putih mulus, makin lama permainan kami membuat tubuhnya mengkilat karena keringat yang menimbulkan aroma bau yang tidak enak, yang membuatku ingin muntah lagi, namun vaginaku rasanya makin enak setelah semua batangnya masuk ke vaginaku.

“Argh.. argh..! Vid, kontolmu enak sekali.. walau tubuhmu bau.. keringat.. argh.. arghh.. Trus.. Vid.. trus..! Kontolmu nikmat sekali..”
David terus menghujamkan kemaluannya ke dalam vaginaku. Perasaan ini sama sekali belum pernah kurasakan dalam hidupku. Tapi karena nikmatnya, aku merasa tidak memperdulikan apakah laki-laki yang menikmati vaginaku itu supirku sendiri.

David pun juga terus melumatkan payudaraku dengan putingnya digigit-gigit, yang membuatku makin menggelinjang.
“Vid.., gila..! Enak buanget kontol lu, argh.. argh..!” kataku menanggapi kelakuannya.
“Bu.. memek Ibu juga.. nikmat banget..! Kontol saya kayak diperas-peras..! Enak buanget.. Bu.” jawabnya sambil terus melakukan gerakan yang membuatku terasa nikmat.

Hampir satu jam kemudian, vaginaku terhujam batang kejantanannya David. Aku pun memberontak dan mengelepar ke kiri dan kanan, sambil kujambak rambutnya yang hitam ikal. Vaginaku terasa sakit luar biasa dengan mengeluarkan cairan putih kental dan berdarah, namun nikmat bukan kepalang. Cairan itu membasahi kemaluan David yang masih tertanam di vaginaku. Saking banyaknya cairan itu sampai keluar hingga meluber ke pahaku.

“Argh.. arghh.. Vid. Aku keluar nich..! Argh.. argh.. sakit Vid, namun.. enak buanget deh..! Aku sampe.. lemas nih..! Argh.. argh..!”
Tubuhku pun lemas tidak berdaya dengan tetesan cairan putih kemerah-merahan di vaginaku yang tumpah ke seprei, membuatku agak panik begitu melihatnya.
“Vid..! Aku kenapa..? Kok ada.. darahnya.. juga..?”
“Ya.., memang Bu. Vagina Ibu sudah sobek. Jadi berdarah.., Ibu bukan perawan lagi.”
“Hah..? Aku tidak perawan lagi..? Kamu apain sih..!”
“Tenang Bu..! Kalau ada apa-apa, David tanggung jawab.”
“Ya sudah.”

Aku pun langsung lemas lagi karena tetesan itu masih mengalir. Namun aku tidak berbuat apa-apa ketika badanku diputar posisinya hingga aku menungging. Dan selama itu pun batang David masih tertanam pada vaginaku sehingga terasa agak perih. David lalu memompanya lagi kemaluannya keluar masuk vaginaku, makin lama rasa perih vaginaku hilang karena rasa nikmat luar biasa yang kurasakan pada vaginaku. Aku merasa kalau batang kejantanan David rasanya lebih tertusuk ke dalam lagi hingga terasa ke perutku.

Hampir 1 jam kemudian, aku pun mengeluarkan cairan lagi yang membuat diriku makin lemas tidak berdaya, yang mana banyak sekali cairan putih kental seakan tidak habis-habisnya dari vaginaku, tubuhku menjadi lunglai.
“Akh.. akh.. Vid.. aku keluar lagi nich..!”

Lima menit kemudian, akhirnya David pun sampai juga pada puncaknya. Namun karena posisi tubuhku yang sudah loyo, sehingga David tidak dapat melepaskan batang kemaluannya dari vaginaku dan secara otomatis cairan hangat pun mengalir dengan derasnya dari penisnya membasahi rahimku.
“Bu.., aku keluar nich..! Aku.. keluar.. argh.. argh.. tapi.. nggak bisa dicabut dari memek Ibu..”
Aku tidak berbuat apa-apa atas tindakan david membuang sperma di rahimku, karena rasa hangat dan nikmat yang kurasakan, aku hanya tersenyum.
“Vid. Hangat sekali sperma kamu. Argh..!”

Setelah cairan sperma David membasahi vaginaku, dan setelah dia mengubah posisi tubuhku, akhirnya batang kejantanannya terlepas juga dari vaginaku. Lalu ambruklah tubuh David di atas tubuhku yang sangat lemas. Kami pun tertidur lemas tidak berdaya.

Aku terbangun sekitar jam 06.00 pagi. Disaat terbangun, aku terkaget-kaget melihat David, supirku sedang tertidur telanjang di sampingku. Aku pun langsung loncat dari tempat tidurku, saat itu aku ingin sekali membangunkan dan memarahinya, namun setelah kuingat lagi peristiwa yang David lakukan padaku malamnya, aku malah tersenyum senang. Lalu kudekatkan tubuhku yang juga bugil, kusandarkan kepalaku dekat kemaluan David, lalu mulai kujilati dan kukulum batang kejantanannya. Ada sisa-sisa sperma yang rasanya agak asin terjilat olehku. 5 menit kemudian ketika batang David yang hitam legam sedang kusedot-sedot, David pun terbangun, aku pun menyudahi tindakanku.

“Akh.. Vid.. batangmu..enak..sekali, tadi malam memekku kamu.. apain..? Enak sekali deh..! Saya mau kalau kamu lakukan lagi kapan-kapan.”

“Akh.. Ibu. Kalau begitu saya siap main lagi. Semua terserah Ibu.., tapi.. Ibu nggak marah sama David khan kalau vagina Ibu saya rusak..?”

“Nggak Vid. Ibu malah menikmatinya. Kamu.. mau nggak nemenin Ibu mandi..?”

“Kalau Ibu mau.., saya mah ayoo aja..”

“Yoo.. Vid..!”

Aku dan David bermain lagi di kamar mandi sekalian membersihkan tubuh kami.

Sejak saat itu, aku dan David hampir tiap malam melakukan hubungan suami istri. David, selain menjadi supirku kini menjadi budak nafsu seksku, dan sudah hampir 9 bulan hubunganku dengan David. Aku pun berharap dapat hamil dari benihnya David, supirku.
Share:

Tuesday, June 6, 2017

Cerita Sex Wajah Polos Wanita Berjilbab

Cerita Seks Bergambar, Cerita Dewasa Terbaru, Cerita Sex ABG Mesum, Cerita Ngentot Janda, Cerita Panas Tante Girang - Cerita Sex Wajah Polos Wanita Berjilbab setelah sebelumnya ada Cerita Seks Selingkuh Seperti Suami Mama.


Cerita Sex Wajah Polos Wanita Berjilbab

Cerita seks dewasa ini bermula pada suatu siang, aku sedang berada di sebuah warung makan. Aku sedang menikmati makananku ketika kulihat seorang wanita cantik masuk ke warung itu. Wajahnya sangat putih dan terlihat sangat halus, dengan bibir tipis dan mata yang sipit, menandakan dia orangnya sinis namun ganas di ranjang.

Tubuhnya yang tidak begitu tinggi dan terhitung kecil tertutupi oleh kecantikannya. Kacamata dan berjilbab coklat yang ia pakai menyempurnakan kecantikannya.

Segera aku mencari cara untuk berkenalan. Beberapa saat, tiba-tiba otakku mendapatkan ide. Kenapa tidak pura-pura menabraknya Mumpung tempat dudukku ada di antara tempat duduknya dan lemari dimanan lauk dihidangkan di warung itu. Segera kujalankan rencanaku.

Saat itu datang ketika dia sedang membawa pesanannya dari lemari depan ke mejanya. Pelan-pelan aku mempersiapkan diri, lalu setelah dia kira-kira sudah dekat, segera aku berdiri dan berbalik.

gubrak praang tiba-tiba piring dan gelas berisi makanan sayur dan minuman yang ia bawa tumpah ke bajuku dan bajunya, lalu jatuh pecah di lantai.

eh maaf mbak, tidak sengaja kataku sambil berwajah bodoh. Langsung wanita cantik itu ngomel-ngomel dihadapanku. Sudah kuduga, karena memang terlihat wanita cantik ini punya lidah yang tajam. Ah, aku sih sudah kebal.

Akhirnya dengan sok gentleman, aku menawarkan untuk membayar semua kerugian dan mentraktirnya bersama dua rekannya. Aku juga menawarkan untuk mengantarnya pulang untuk berganti baju dia ternyata adalah seorang karyawati sebuah perusahaan perkreditan motor syariah di kota itu. Semua tawaranku diterima nya mentah-mentah.

Akhirnya, di hari pertama sukseslah aku berkenalan dengan wanita cantik berjilbab yang kira-kira berusia 25 tahun itu. Bahkan aku juga sukses mengetahui rumahnya. Padanya aku memperkenalkan diri sebagai seorang pegawai sebuah perusahaan riset dan sedang melakukan riset di kota XXXXXXX selama beberapa minggu.

Tiga hari berlalu, Kami yang selalu bertemu di warung makan itu dia selalu makan di warung itu pada jam istirahatnya pun cepat akrab. Percakapan kami sudah mulai mengalir dan seringkali disertai candaan layaknya teman dekat. Sambil bercanda aku mencuri-curi pandang ke wajah cantiknya yang berjilbab.

Pikiranku yang mulai kotor untuk memperkosanya langsung di warung itu Terus terang saja membuat si kecil di balik celanaku bangun menggeliat, ditambah aroma parfum tipis bercampur keringat khas tubuhnya yang membuat terangsang birahiku.

Ternyata, wanita cantik ber jilbab ini telah menikah, namun suaminya adalah seorang pekerja di sebuah perusahaan telepon yang sering bepergian keluar kota. suaminya adalah orangyang gila kerja, sehingga walaupun kehidupan mereka terjamin, namun Linda tidak mendapatkan nafkah batin yang layak. apalagi sang suami seringkali ejakulasi dini, sehingga sering tidak bisa dinikmati oleh Linda.

Pada suatu hari, aku pada sore hari menunggunya di depan kantornya. Ketika ia keluar, segera aku menghampirinya. Wanita cantik itu terkaget melihat aku ada di situ. Aku mengatakan bahwa aku hanya ingin berkunjung kerumahnya. Ternyata dia mempersilahkan. Aku segera mengikuti motornya menuju rumahnya yang ada di sebuah perkampunagn sepi, tak jauh dari kantornya.

Setelah masuk, kami bercakap diruang depan. Linda berkata jika dia sendirian dirumah, sementara suaminya sedang berada diluar kota. Tak beberapa lama, Linda sang gadis berjilbab cantik itu mengajakku untuk pindah ke ruang tengah sambil nonton TV untuk meneruskan mengobrol. aku pun tidak menolak dan mengikutinya masuk setelah dia mengunci pintu depan.

Sambil ngemil hidangan kecil dan minuman yang kubuat, kami melanjutkan ngobrol-ngobrol. Sesekali wanita berjilbab cantik itu mencubit lengan atau pahaku sambil ketawa-ketiwi ketika aku mulai melancarkan guyonan-guyonan. Tidak lama, adik kecilku di balik celana tambah tegar berdiri.

Aku kemudian usul ke Linda untuk nonton VCD yang kubawa saja. Setelah Linda setuju, aku masukkan film koleksiku ke dalam player. Filmnya tentang drama percintaan yang ada beberapa adegan-adegan ranjang. Kami berdua pun asyik nonton hingga akhirnya sampai ke bagian adegan ranjang, aku lirik wanita cantik berjilbab itu matanya tidak berkedip melihat adegan itu.

Kuberanikan diri untuk merangkul bahu Linda, ternyata gadis cantik berjilbab itu diam saja tidak berusaha menghindar. Ketika adegan di TV mulai tampak semakin hot, Linda mulai gelisah, sesekali kedua paha mulusnya digerak-gerakkan buka tutup. Wah, gila juga nih cewek, seakan-akan dia mengundang aku untuk menggumulinya.

Aku beranikan diri untuk mengelus-elus lengannya, kemudian kepalanya yang tertutup jilbab. Linda tampak menikmati, terbukti gadis berjilbab ini diam saja. Kesempatan itu tidak kusia-siakan, langsung kupeluk tubuh hangatnya dan kucium pipinya. Linda tidak protes, malah tangan wanita cantik berjilbab bertubuh mulus itu sekarang diletakkan di pahaku, dan aku semakin terangsang lalu kuraih dagunya.

Kupandang matanya yang sipit dan indah, sejenak kami berpandangan dan entah siapa yang memulai tiba-tiba, kami sudah berpagutan mesra. Kulumat bibir bawahnya yang tipis itu dan Linda membalas, tangannya yang satu memeluk leherku, sedang yang satunya yang tadinya di pahaku sekarang sudah mengelus-elus yuniorku yang sudah super tegang di balik celanaku.

Lidah kami saling bertautan dan kecupan-kecupan bibir kami menimbulkan bunyi cepak cepok, yang membuat semakin hot suasana dan seakan tidak mau kalah dengan adegan ranjang di TV.

Tanganku pun tidak mau tinggal diam, segera kuelus paha mulus wanita berjilbab berwajah menggairahkan itu yang masih tertutup celana panjang hitam, Linda pun seakan memberi kesempatan dengan membuka pahanya lebar-lebar, sehingga tanganku dengan leluasa mengobok-obok paha dalam wanita cantik berjilbab itu sampai ke selangkangan dari luar celana panjangnya. Begitu bolak-balik kuelus dari paha lalu ke betis kemudian naik lagi ke paha.

Sambil terus melumat bibirnya, tanganku sudah mulai naik ke perut wanita cantik berjilbab itu kemudian menyusup terus ke dadanya. Kuremas dengan gemas payudaranya walau masih tertutup kemeja kerja, Linda merintih lirih. Melihat sang wanita cantik itu merintih-rintih terhanyut birahi dengan wajah yang masih memakai jilbab dan kacamata membuatku semakin bersemangat.

Lalu tanganku kumasukkan ke dalam kemejanya dan mulai meraba-raba mencari BH- wanita berjilbab berwajah menggairahkan itu. Setelah ketemu lalu aku meraih ke dalam BH dan mulai meremas-remas kembali buah dadanya, kusentuh-sentuh putingnya dan Linda mendesah. Seiring dengan itu, tangan Linda juga mengocok yuniorku yang masih tertutup celana dalam, dan mulai dengan ganas menyusup ke dalam celana dalam meraih yuniorku dan kembali mengocok dan mengelus.

Tak beberapa lama, tiba-tiba dia berhenti. sudah mas wawan jangan aku sudah punya suami ini zina

Aku tidak menjawab sepatah katapun. Mana mau aku kalah dengan kata-kata penolakans eperti itu, kataku. Dengan lembut aku gapai tangan wanita cantik berjilbab itu dan kuremas lembut. Dengan lembut pula aku rangkul dia untuk rebahan disova panjang diruang tengah rumahnya. Tanpa terasa jantungku berdetak keras. Sensasi seperti inilah yang dicari searcher sepertiku. Bagaikan dikomando aku menciumi pipi Linda yang terlihat sangat bersih dan putih, menjelajahi sisi kepalanya, dan menciumi dan menggigiti telinga wanita cantik berjilbab itu dari luar jilbabnya.

Linda kamu sangat cantik sayang.., aku berbisik.
Wawan.. Jangaan please.., desahan Linda dan aroma tubuhnya yang khas membuat aku semakin terangsang. Lidahku semakin nakal menciumi dan menjilati pipi Linda yang putih bersih.

Akhh Wawan.. tanpa terasa tanganku mulai nakal untuk menggerayangi payudara Linda yang aku rasakan mulai mengencang mengikuti jilatan lidahku dibalik telinganya.
Ooohh.. Mas Wawan..
Linda mulai mengikuti rangsangan yang aku lakukan di dadanya. Aku semakin berani untuk melakukan yang Iebih jauh..

Lin, aku buka baju kamu yach, biar tidak kusut.., pintaku. Linda hanya mengikuti pergerakan tanganku untuk melepaskan pakaiannya. Jilbabnya yang cekak melilit lehernya kubiarkan terpakai, begitu juga dengan kaca matanya. Wajah wanita berjilbab berwajah menggairahkan itu semakin cantik dan menggairahkan bagiku ketika memakai dua benda tersebut. Sementara kemeja kerjanya kulepas, sampai akhirnya dia hanya mengenakan BH warna hitam. Dadaku semakin naik turun, ketika tubuh wanita cantik berjilbab itu yang putih nampak dengan jelas dimukaku.

Setelah terbuka, aku berusaha naik di tubuh dia, aku ciumi bibir Linda yang tipis, lidahku menjelajahi bibirnya dan memburu lidah Linda yang mulai terangsang dengan aktivitas aku. Tanganku yang nakal mulai menarik BH warna hitam. Daann.. Wow.. Tersembul puting yang kencang.. Tanpa pikir panjang aku melepas lumatan di bibir Linda untuk kemudian mulal melepas BH dan menjilati puting Linda yang berwana kecoklatan. Satu dua kali hisapan membuat puting wanita cantik berjilbab bertubuh mulus itu berdiri dengan kencang.. Sedangkan tangan kananku memilin puting yang lainnya.

Ooohh Wawan.. Kamu ouuhhemmmhh udaaahhhenaakkkhhh, rintih Linda.

Dan saat aku mulai menegang.. Linda berusaha bangkit dari tempat tidur, tapi aku tidak memberikan kesempatan Linda untuk bangkit dari pinggir ranjang. Aroma khas tubuh Linda menambah gairah aku untuk semakin berani menjelajahi seluruh tubuh wanita cantik berjilbab itu. Dengan bekal pengetahuan sex yang aku ketahui, aku semakin berani berbuat lebih jauh dengan Linda.

Aku segera melucuti celana panjang kerjanya tanpa perlawanan yang berarti dari Linda yang sudah terangsang. Langsung aku membuka CD yang digunakan Linda, dan darahku mendesir saat melihat tidak ada sehelai rambutpun di bagian memek Linda. Tanpa berpikir lama, aku langsung menjilati, menghisap dan sesekali memasukkan lidahku ke dalam lubang memek Linda.

Oohh.. wawaaannjangaaannnntar akuhhhh.. mmhhh enakhh.. Nikmat..mmhh Linda merintih kenikmatan setiap lidahku menghujam lubang kewanitaanya .
enaakk..waaan.. Desah Linda disaat kocokkan jariku semakin cepat, Linda sudah mulai memperlihatkan ciri-ciri orang yang mau orgasme dan sesat kemudian..

Wawan..udaahhh Aku nggak tahan.. Oohh.. Mass aku mau.. Linda menggelinjang hebat sambil menggapit kedua pahanya sehingga kepalaku terasa sesak dibuatnya.
waaannhhh.. Ookkhh.. Aakuu keluaarr.. Crut-crut-crut-crut-crut-crut.

Linda merintih panjang saat clitorisnya memuntahkan cairan kental dan bersamaan dengan itu, dia mengejat-ngejat. Aku biarkan dia terlentang menikmati orgasmenya yang pertama, sambil membuka semua pakaian yang aku kenakan. Aku memperhatikan Linda begitu puas dengan foreplay aku tadi, itu terlihat dari raut wajah wanita berjilbab berwajah menggairahkan itu yang tampak begitu puas.

Tanpa memberi waktu panjang, aku segera menghampiri tubuh wanita cantik berjilbab bertubuh mulus itu yang masih lemas dan menarik pinggulnya dipinggir sofa, dan tanpa pikir panjang kontolku yang berukuran besar, langsung menghujam celah kenikmatan Linda yang sontak meringis..

Aaakhh.. Wawan.., desah Linda saat kontolku melesak ke dalam lubang memeknya.
Mass.. Kontol kamu besar sekali.. Aakkh..

Aku merasakan setiap gapitan bibir memek wanita cantik berjilbab itu yang begitu seret, sampai aku meringis ngilu disetap gerakan keluar masukku. Aku berpacu dengan nafsu, keringatku bercucuran seperti mandi dan menetes diwajah Linda yang terus mendesah dan mengerang binal. Setiap gerakan maju mundur kontolku, selalu membuat tubuh Linda menggelinjang hebat karena memang mulai aku rasakan sangat menikmati permainan ini.

Waannhh.. Sudahhh.. mmhhh.. Akhh.. sembari berteriak panjang aku rasakan denyutan bibir memek mengapit batang kontolku.

Dan aku rasakan cairan hangat mulai meleleh dari memek Linda. Aku tidak mempedulikan desahan Linda yang semakin menjadi, aku hanya berusaha memasukkan kontolku yang agak bengkok ke kiri. Tiba-tiba Linda mendekap tubuhku erat dan aku tahu itu tanda dia mencapai orgasme yang kedua kalinya.

Kontolku bergerak keluar masuk dengan cepat dan.. Sesaat kemudian aku melepas kontolku dan mengarahkan ke mulut Linda yang masih terlentang. Aku biarkan dia oral kontolku sejenak, lalu segera kembali menjejalkan kontolku dalam memek wanita cantik berjilbab itu.

Waannhh.. Aku.. Mau.. Keluarr lagi.. Aaakk.. Kamu hebat waaann.., aku.. Nggak tahan.. Seiring jeritan itu, aku merasakan cairan hangat kembali meleleh disepanjang batang kontolku.

Aaakhh.. Sayang.. Enak sekali.. Ooohh.., rintih Linda.
Bagaikan orang mandi, keringatku kembali berkucuran, diatas tubuh Linda..
Liin.. aku boleh keluarin di dalam.., aku tanya Linda.
Jangan.. Aku nggak mau, entar aku hamil, jelas Linda.
Nggak deh Lin.. jangan khawatir.., rengekku.

Jangan Waannn.. Aku nggak mau.., rintihan Linda membuat aku semakin bernafsu untuk memberikan orgasme yang berikutnya. Kembali aku menggerakkan pinggulku maju mundur.
Akhh.. Oohh.. Wawan.. keluarin kontol kamu.. Aaakkhh.., Linda memintaku.
Disaat aku mulai mencapai klimaks, Linda meminta berganti posisi diatas.
Wawanh..gan..tian.. aku ingin diatas..

Aku melepas kontolku dan langsung terlentang. Linda bangkit dan Iangsung menancapkan kontolku dalam-dalam di lubang kewanitaannya. Cerita Seks Nafsu Birahi Kutuntaskan Bersama Keturunan Cina

Akhh gila, kontol kamu hebat banget Waann nikmaat.. Ooohh.. Enak.. Linda merintih sambil terus menggoyangkan pinggulnya.
Aduhh enak Waannhh..
Goyangan pinggul Linda membuat gelitikan halus di kontolku..

Liinn.. Lindaa.. Akh.., aku mengerang kenikmatan saat Linda menggoyang pinggulnya.
Mass.. Aku mau keluar sayang.., sambil merintih panjang, Linda menekankan dalam-dalam
tubuhnya hlngga kontolku hilang ditelan memeknya dan bersamaan dengan itu aku sudah mulai merasakan klimaks sudah diujung kepala.
Aaahh.. Ahh..

Aku biarkan spermaku muncrat di dalam memeknya. Daann.. semburan spermaku langsung keluar di dalam Lubang memek Linda, bersamaan dengan kembali mengejat-ngejatnya tubuh Linda menikmati orgasmenya yang kesekian kalinya, lalu terhempas jatuh di sofa ruang tengahnya. Aku segera mengatur nafasku, lalu segera berpakaian. Aku mencari dapur dan mengambilkan Linda segelas air putih. Ketika aku kembali ke ruang tengah, aku temui Linda sudah duduk termenung.

makasih ya lin.. kataku sambil mengecup keningnya.
aku takut hamil, wan.. kata Linda.
Aku hanya tersenyum. gak bakal. Tenang saja Persetan, pikirku.

Setelah beberapa waktu duduk dan memeluknya, aku segera berpamitan dan kembali ke kostku, dengan tubuh yang lelah namun penuh kepuasan.
Share:

Monday, March 27, 2017

Menggauli Tiga Betina Asoy

“Ehhh Dhanni… bawa dong tiga perempuan itu kesini…”Barli sibawel tiba-tiba mengajukan sebuah permintaan , para sahabatku juga ribut mengajukan permintaan yg sama.
“Ayooo Dhannni tolongg kami butuh sekali” Didin begitu memelas.
Aqu dan Jhoni saling berpandangan tak tahu harus menjawab apa…
“Udahhh gini aja… Nanti kita bawa kesini tapiiii…., kalian Nggak boleh menyakiti mereka… kalo tidak…. Kami akan mengambil tindakan serius…” Jhoni mendadak menjadi sangar dan serius.
Para sahabatku tak berani bersuara lagi kemudian mereka mengangguk setuju
“Tapi kami boleh kan kalo memberi mereka kenikmatan…
”Sam tertawa , selanjutnya terdengar suara tawa riuh rendah memecah keheningan malam.

Menggauli Tiga Betina Asoy


Aqu membujuk ketiga perempuanku untuk turun dari mobil, akhirnya satu persatu mereka turun dari mobil. Dari dalem sebuah rumah muncul tampang-tampang para sahabatku, tanpa malu-malu mereka sudah telanjang bulat dihadapan ketiga perempuanku, kemaluan-kemaluan yg besar – besar dan panjang kini sudah lepas dari sangkarnya.
“Kemaluan-kemaluan nakal” berukuran 19 s/d 25 cm teracung-acung mengajak ketiga perempuanku untuk berperang.dalem kenikmatan.
Ketiga perempuanku bersembunyi ketaqutan dibalik badanku dan Jhoni,
“Manggg Trimin siapa mereka ?”
“Ihhh mangggg”
“Uhhhhh…Mang Jhoni”

Berbagai pertanyaan keluar dari mulut ketiga perempuanku yg panik. Kini mereka mulai mengurung ketiga perempuanku, decak kagum begitu ramai terdengar, kagum akan ketiga perempuanku yg cantik, mulus , mungil, pokoknya cute banget deh. Kayanya biar Nggak susah nginget-nginget, kita ulas dulu Profile mereka ya..

1.)Amin tampangnya yg dulu ganteng , suka bermain wanita kini bertampang hancur mengerikan akibat dibakar warga.
2.) Sam bermata picak, hanya memiliki satu kuping, kayaknya sih kuping yg satu lagi udah Alm.
3.) Fadil badannya berotot mirip hulk, bibirnya kini dipenuhi bekas jahitan.
4.) Jo tampangnya tetap Jo,tapi cuma setengah, setengah lagi hancur tersiram air keras.
5.) Nick Botak, Brewokan, badannya bertato.. berperut buncit kayak orang cacingan.
6.)Didin Ahli kunci, badannya penuh bekas jahitan disana-sini, mirip Frankenstein.
7.) Barli sibawel, bibirnya sumbing.
8.) Agato, Tangannya kini Cuma sebelah kanan, hidungnya agak melesak kedalem..

Aqu memperkenalkan mereka pada para sahabatku yg berebutan menyalami ketiga perempuanku.

“Ehhhhhhh!!” Morine terkejut ketika Fadil meraih badannya, dibopongnya badan Morine kedalem rumah, Jo, Didin dan Amin mengikuti Fadil dan Morine. Fadil , Jo, Didin dan Amin berebutan menelanjangi Morine, gelorabirahi.com kemudian Fadil mendudukkan badan Morine diatas ranjang, ia bersujud dan langsung mengangkangkan kedua kaki perempuan itu lebar-lebar.

“Ouchhh Owww.. Akkkk….” Morine tersentak terkejut merasakan jilatan-jilatan Liar Fadil diselangkangannya, Jo meremas-remas buah dada Morine sebelah kiri, dan Didin meremas-remas buah dada Morine sebelah kanan, Amin menciumi Morine dari belakang.

“AKhhhh Owwwww… Utssss” Kedua tangan Morine menahan kemaluan Fadil yg hendak menyeruduk lobang kemaluannya

Jo dan Didin menangkap tangan Morine dan memegangi tangan perempuan itu sehingga Fadil lebih leluasa melampiaskan nafsunya.

“Aowwww Whhhhhhhaa HMMMM MMMMMHHH” teriakan Morine tersumpal oleh mulut Amin, Badan Morine tersentak-sentak ketika Fadil memaksa menjejalkan kemaluannya memasuki lobang Kemaluan Morine yg berukuran mungil. agen dominoqq

“Duh sempit amat.. seretttt assyikkk…baru kali ini gua ngerasain memeknya amoy.. anak sekolahan lagi… HA HA HA” Fadil tertawa senang merasakan jepitan sempit dikepala kemaluannya, badan Morine terguncang-guncang dgn kuat ketika Fadil menyodok-nyodokkan kemaluannya.

Jo dan Didin menggelitiki putting buah dada Morine, mulut Morine sampai kempot diemut oleh Amin yg raqus, Fadil menggasak lobang Kemaluan Morine kuat-kuat. Badan Morine menggelinjang-gelinjang menghadapi serangan dari empat orang lelaki sekaligus

“Auuhhh… OHHHH AWWW CRRRTTT… CRRRTTTT” tanpa ampun Morine terkapar dalem kenikmatan ketika lobang Kemaluannya berdenyut-denyut dan memuncratkan cairan dari dalemnya.
“Awww. Aduhhhh duhhhhhhh NGGGHHH”Morine mengerang ketika Fadil menggunakan kemaluannya dgn kasar mengorek-ngorek lobang kemaluannya.
“Kira.. kira lu…, jangan sampe sobek tu memek.”Didin menggoda Fadil.
“Emangnya lu pikir kertassss…”Fadil terkekeh-kekeh kemudian melanjutkan mengocek-ngocek dgn lebih kuat sampai Morine merengek-rengek

Keempat lelaki itu terkekeh-kekeh, Fadil mencabut kemaluannya dari kemaluan Morine. Didin tidur terlentang diatas ranjang, ketiga lelaki itu menggiring Morine agar menduduki kemaluan Didin. Morine pun bergoyg dan menaik turunkan pinggulnya.

“Wueisssttt… gila!!!! panas amat goygannya…”Jo memuji Morine sambil menjamahi buah dadanya.
Amin menahan gerakan Morine, ia menjejalkan kemaluannya kelobang dubur perempuan itu.
“Owwww…” Teriakan Morine mengiringi melesatnya kemaluan Amin merojok lobang duburnya, Untuk sesaat Amin dan Didin membiarkan Morine untuk membiasakan diri menerima kemaluan mereka di lobang dubur dan lobang kemaluannya, selanjutnya….
“Akhhh Owww… Uhhh…” Morine merinding keenakan ketika lobang kemaluannya dan lobang duburnya dikocok – kocok sekaligus.

Kedua tangannya melingkar kebelakang membelit leher Amin, secara otomatis buah dada Morine membusung kedepan dan menjadi mainan yg mengasikkan bagi Fadil dan Jo.

“He he he Hebat juga lo Moy…”Amin mencengkram pinggul Morine sambil memacu kemaluannya lebih kuat,

Didin mengelusi paha Morine sambil meyentak-nyentakkan kemaluannya keatas. Jo dan Fadil meremas-remas buah dada Morine, mengusapi buah dadanya yg lembut dan kemudian memelintir-melintir putting buah dadanya yg lancip dan keras.

“Akhhhhh Oww Kecrotttt KCRRRTTT” Untuk yg kesekian kali Morine mengerang kenikmatan, matanya yg sipit terpejam rapat merasakan cairan kenikmatan kembali membanjiri selangkangannya, Badannya masih terguncang-guncang karena sodokan Amin dan Didin, Jo masih asik menjejal-jejalkan kemaluannya kemulut Morine, sedangkan Fadil meremasi buah dada Morine.
“Hu AkkkkkhHHH…”
“HMMMRRRRHH” Amin dan Didin menusukkan kemaluan mereka dalem-dalem pada lobang dubur dan lobang Kemaluan Morine.

Hampir bersamaan mereka menembakkan sperma mereka kedalem badan perempuan itu. Badan Morine tertindih dianantia badan Amin dan Didin, namun itu tak begitu lama karena Fadil dan Jo merebut badan mulusnya dari cengkraman kedua kawan mereka yg sudah sukses memuaskan nafsu bejatnya.

“Jo…bagi buah dadanya….” Fadil sempat sewot karena Jo dgn raqus memonopoli kedua buah dada Morine.

Jo menggeser posisinya kesebelah kanan dan Fadil langsung merebahkan badannya disebelah kiri.

“Tadi siapa nama lu moyy.. Hmm ?” Fadil bertanya sambil menciumi bibir perempuan itu, tangan Fadil menggenggam buah dada Morine.
“Morine Ennngg….” Perempuan itu kembali memejamkan mata sipitnya ketika merasakan hisapan Jo diputing buah dadanya.
Morine membuka mulutnya dan menjulurkan lidahnya keluar. Fadil terkekeh-kekeh menghisapi dan mengait-ngait lidah Morine, sesekali Bibirnya mengulum bibir Morine yg mungil. Jo menarik dan menyuruh Morine agar menungging, Jo berusaha mencoblos lobang Kemaluan Morine dari belakang, sedangkan Fadil menarik kepala Morine dan menjejalkan kepala kemaluannya ke mulut perempuan itu.

Semenantia itu diluar sana

“Ihhhhh…jangan ahhh…Oww” Barli memeluk dan menciumi Sandy, Jhoni merayapkan tangannya menjamah pinggul Sandy dan Nick bersujud dan menyusupkan tangannya kedalem rok mini perempuan itu. Pakaian yg dikenakan oleh Sandy terlempar kesana kemari. Barli dgn paksa hendak menidurkan badan Sandy diatas rerumputan.
“Eiiittt… tar dulu…. Lu ambil gih kasur busa didalem sana…” Jhoni merebut badan Sandy dari Barli.
“Waduhhh tanggung… Nggak usah pake kasur segala…”Barli hendak merebut Sandy.
“Kotor tau !!! Kaga…boleh !! Napa sih lu rewel amat !!!” Tampang Jhoni berubah garang, ia begitu melindungi Sandy agen domino 99

Barli dan Nick tak berani membantah mereka berdua masuk kedalem rumah dan membawa dua buah kasur busa keluar.

“Tolooongg Jhon, Nggak kuatt…” Barli memohon-mohon, demikian juga Nick.

Dgn lembut Jhoni mendorong Sandy kearah Barli dan Nick. Mereka segera membaringkan badan Sandy diatas kasur busa, kedua tangan Sandy dipegangi terentang ke kiri dan kekanan, Barli dan Nick dgn bebas menyusu dibuah dada Sandy, Jhoni menerkam selangkangan Sandy dan mengemut-ngemut cairan gurih diselangkangan perempuan itu.
“Awww Akkksss UHHHH” Sandy menggelinjang-gelinjang ketika kenikmatan yg diberikan oleh ketiga lelaki membuatnya merinding panas dingin.

Nick tidur terlentang diatas kasur busa, Barli memberi komando agar Sandy mengangkang naik kemedan pertempuran dalem posisi punggungnya menghadap ke arah dada Nick dan
“Jrebbbbb….. Jrebbbb” berkali-kali kemaluan Nick berusaha memasuki lobang kecil imut dipantat Sandy. Tangan Nick membantu mengangkat dan menurunkan pinggul Sandy, Jhoni dan Barli menyodorkan kemaluannya pada Sandy, gelorabirahi.com tangan mungil perempuan itu sibuk mengocok-ngocok kemaluan dua lelaki yg terkekeh-kekeh keenakan. Sesekali bergantian diemut-emutnya dan dijilatinya kepala kemaluan Jhoni dan Barli.
“Uhhh Si Amoyy hebattt!!! Terus!” Barli menceracau keenakan.merasakan hisapan kuat Sandy dikepala kemaluannya.
“Hushhh… namanya bukan Amoyy Tapi TAAA.. RIII… DAAA” Jhoni protes sambil mengelusi kepala Sandy.
“Hee NNNGhhh CRRRt CRRRRT” kening Sandy berkerut matanya terpejam rapat, badannya roboh kebelakang ketika cairan kenikmatannya berdenyut-denyut keluar.

Jhoni berbaring disisi dikanan dan Barli berbaring disisi kiri , mereka asik menonton geliatan-geliatan badan Sandy diatas badan nick yg sedang asik memompa kemaluannya keatas merojok-rojok dubur Sandy. Barli mulai mengambil posisi, ia mengangkangkan kedua kaki Sandy lebar-lebar kemudian kepala kemaluannya menusuk dan menekan-nekan berusaha memasuki lobang kemaluan perempuan itu yg sempit.Gelora Birahi

“Owww Akhhhhh” satu tusukan kuat SiBarli membuat Sandy membelakkan matanya, dua Batang kemaluan yg besar dan panjang mengait lobang dubur dan lobang kemaluan Sandy yg mungil.
Jhoni mengecupi kening Sandy dan bertanya
“Gimana ? enakk ?”
Sandy menatap Jhoni dan mengangguk, selanjutnya badan Sandy terguncang-guncang karena sodokan-sodokan kuat dilobang dubur dan lobang kemaluannya. Jhoni menyusu dibuah dada Sandy
“Ooooohhhh!!” Sandy kembali menggelepar-gelepar dilanda kenikmatan.
Ketiga lelaki yg menggumuli Sandy terkekeh-kekeh menikmati badannya yg halus dan mulus.

Beberapa saat kemudian Jhoni duduk mengangkang diatas ranjang, Nick dan Barli mencabut kemaluannya dari kedua lobang perempuan itu. Nick menyerahkan Sandy pada Jhoni, Jhoni mengarahkan kepala kemaluannya pada lobang Kemaluan Sandy, perempuan itu berusaha memasukkan kemaluan Jhoni dalem posisi duduk saling berhadapan. Barli dan Nick sibuk membantu meremas dan menekan-nekan buah pantat Sandy.

“Auhhhh….. jrebbbb” Sandy menahan gerakannnya ketika kepala kemaluan Jhoni melesat masuk kedalem lobang kemaluannya.

Lidah Sandy terjulur keluar ketika Jhoni menyentakkan kemaluannya menyelami lobang sempit diselangkangan perempuan itu. Barli dan Jo menarik punggung Sandy agar ia merebahkan punggungnya diatas kasur busa, mereka berdua asik menyusu pada buah dada perempuan itu. Jhoni yg masih dalem posisi duduk menaikkan kedua kaki Sandy, kemaluannya yg besar dan panjang masih mengait lobang kemaluan Sandy yg kini rebahan diatas kasur itu.

“Teruuuss Jhonnnn Ha HA HA HA” Nick memberi semangat pada Jhoni.
“Ha HA HA liat buah dadanya… Wahhhh bagus..!! Baguss!!” mata Barli melotot melihat buah dada Sandy yg bergerak-gerak dgn kencang seirama dgn sodokan-sodokan Jhoni.
“Awww KRRCCTTT KTCTTTRRRTTTTT” Sandy menatap sayu pada ketiga lelaki yg sedang habis-habisan menikmati badannya.

Tangan Barli dan tangan Nick mengelusi buah dada Sandy, dipelintir-pelintir dan ditarik-tariknya putting buah dada perempuan itu dgn lembut. Sesekali mereka menunduk untuk menghisapi dan menjilati buah dada Sandy. Keringat meleleh dibadan Sandy bagaikan keju yg terbakar api kenikmatan.

Sam dan Agato mulai mengelilingi Nia
“Nggakk ahh !! Nggak mau…!! mang Trimin HMMM MHHH”Nia berontak ketika Sam bersujud sambil meraih pinggangnya, Tangan kanannya merayapi Paha Nia yg halus, Agato menjilati leher Nia dari belakang,sedangkan dari belakang aqu memegangi kedua tangan Nia dan menarik tangan Nia dgn lembut kebelakang.

Lewat Tangan Agato yg Cuma sebelah menyusup masuk kedalem Tank Top yg dikenakan oleh Nia. Agato tampak asik meremas-remas buah dada Nia. Sam menaikkan rok mini perempuan itu dan menarik turun kain segitiga berwarna merah diselangkangan perempuan itu.

“HMMM… Wahhh…!!!” Sam melotot melihat garis tipis yg sedikit terbuka menampakkan isi Kemaluan Nia yg berwarna merah muda.
Sam mencelupkan telunjuknya kesela-sela diselangkangan Nia. Agato menarik tangannya dan bersujud untuk ikut menonton kemaluan Nia, Agato ikut mencelupkan jari telunjuknya dan kini berbarengan mereka berdua asik mengocek-ngocek lobang sempit diselangkangan Nia. Nia menggeliat geliat, aqu menciumi dan menjilati lehernya dan turun mengecup-ngecup bahu Nia. Nia memohon agar aqu melepaskan kedua tangannya, aqu menuruti permintaannya sambil terus kedua tanganku kini mengelus ngelus pinggang Nia yg ramping, kutarik baju tank top yg dikenakan Nia keatas agar terlepas dari badan mulusnya yg putih. agen bandarq

Setelah melepaskan pengait bra, kulepaskan dan kulempar jauh-jauh bra berwarna putih itu.
“AWWW AKHHH CRUTTTT CRUTTTTTTTTT” Agato dan Sam berebutan menjilati lendir yg meleleh diselangkangan perempuan itu.

Sam berdiri dan merendahkan badannya, diemut-emutnya buah dada Nia bergantian yg kiri dan kanan, semenantia Agato masih sibuk membersihkan lendir meleleh dari sela-sela selangkangan Nia. Lidah Agato begitu lincah mengait-ngait clitoris Nia. Aqu menarik pinggul Nia dan mendorong punggung perempuan itu agar berdiri dgn posisi menungging, Agato menekan kepala Nia kearah kemaluannya. Sam meraih buah dada nia dari samping dan kutekan kepala kemaluan memasuki lobang sempit diselangkangan Nia yg kewalahan menerima masuknya kemaluanku.

“Awww…akhhhh mangggg aduhhh…” Nia menjerit-jerit kecil keenakan ketika kemaluanku memompa lobang kemaluannya dari belakang.
“Uhhh Siiipppp…!!! Teruss sedottt…”Agato membelai-belai kepala Nia diselangkangannya,
Semenantia Sam bersujud sambil terkekeh-kekeh mengusap dan meremas-remas buah dada Nia yg bergelantungan didada perempuan itu, sesekali mulutnya menjilati dan menghisapi buah dada Nia dgn raqus.
“UUHHH Uhhh MMMMMHH MAngg Trimini Akhhhh… CRRRTT CRRRT” Nia merengek manja merasakan cairan kenikmatannya muncrat dari dalem badannya.
“Dhann gentian doonng” Agato meminta lebih, aqu terkekeh-kekeh sambil mencabut kemaluanku dari lobang Kemaluan Nia.

Agato bergerak kebelakang Nia dan sekali lagi Nia mengerang merasakan kemaluan yg besar dan panjang berusaha memasuki lobang kecil di kemaluannya. Badannya kembali tersentak-sentak maju mundur dgn kuat…
“Uttsss Eee EEEEHHHHH” tangan Agato yg cuma sebelah itu terpeleset dan badan Nia tersungkur kedepan.
“EitttTTT…” aqu dan Sam buru-buru memegangi Nia yg hampir terjatuh.

Nia menolehkan kepalanya kebelakang, entah kenapa Nia merasa kasihan melihat Agato yg merasa bersalah, atau juga merasa rendah diri menyadari kondisi fisiknya yg kekurangan satu tangan dihadapan Nia. Nia meronta kecil melepaskan dirinya dari peganganku dan Sam, ia melangkah mendekati Agato. Tangan mungil Nia mengelus pipi Agato, Mata Nia saling berpandangan dgn mata Agato, senyuman manis Nia membuat agato melupakan rasa rendah dirinya. Kedua tangan Nia bergelantungan dileher agato dan “Hmmm MMMHHHH MMMMHHHHHH” Agato menyambut ciuman Nia yg panas.

Nia meminta Agato berbaring diatas rerumputan hijau, perempuan itu mengangkangi kemaluan Agato dan berusaha menjebloskan kemaluan Agato yg berukuran besar memasuki lobang sempit diselangkangannya.

“NNNN NnnnggGGGGHHH” Nafas Nia tertahan – tahan ketika perlahan-lahan kepala kemaluan Agato memasuki lobang sempit diselangkangannya.
Nia mulai bergoyg dan menaik turunkan pinggulnya diatas badan Agato
“Achhhhh Owww akhhhh Uhhhhh Mmmmmmhh” Sam menyumpal mulut Nia yg mendesah-desah dgn kemaluannya. Aqu meraih tangan Nia dan membimbingnya untuk mengocok-ngocok kemaluanku.
“Ackkkk OWWW CRRRTT CRuuuttt CRRRUTttttttTTT” gerakan Nia tertahan, badannya menggeletar keenakan.
“Hupppp HE he he he he” Sam mengangkat badan Nia sehingga kemaluan Agato terbetot lepas dari lobang Kemaluan perempuan itu.
“Yeee!!! Elu Samm Ahh….he he he” Agato tampak kecewa namun ia terkekeh-kekeh melihat Sam tengah mencumbui badan Nia sambil berdiri.

Sam merendahkan kemaluannya dan kemaluannya berusaha mengait lobang kemaluan Nia. Nia
mengangkangkan kedua kakinya lebar-lebar berusaha menerima kemaluan Sam yg ingin memberinya kenikmatan.
“OOchhhh Uhhhh” Nia tersentak begitu kemaluan Sam memasuki dirinya, Sam mencengkram buah pantat Nia dan mengangkat badan perempuan itu. Nia mengalungkan kedua kakinya membelit pinggang Sam dan mengalungkan kedua tangannya pada leher Sam. Badannya segera terayun-ayun seperti sedang bermain ayunan
“Clookkk Clopppp Plooopppp Cleepppp” Bunyi – bunyi itu terdengar dgn merdu.
Aqu bergerak dan meremas-remas buah pantat Nia yg menggantung, kujejalkan Kepala kemaluanku kelobang duburnya dan…
“Ohhh MMM Mangggg Trimin… Akkkk….” Kini sebelah tangan Nia bergerak kebelakang melingkari leherku, sedangkan yg satunya berpegangan pada bahu Sam.

Aqu dan Sam berlomba-lomba menghujani lobang Dubur dan lobang Kemaluan Nia. Agato bangkit berdiri, tangannya yg Cuma sebelah menarik kepala Nia dan..
“Hmmmm MHHHH MHHHHH MHHHHHH” mulut Nia tersumpal oleh mulut Agato

Pada malam harinya

Malam itu aqu terbangun, mataqu mencari-cari dimana gerangan ketiga perempuanku, lewat kaca jendela aqu melihat tiga sosok yg amat kukenal sedang duduk berdampingan diatas kursi panjang menghadap kearah telaga. Aqu berjalan tertunduk menghampiri ketiga perempuanku

“Kalian marah ya ? sama mang Trimin…”aqu bersujud dihadapan mereka ,rasa bersalah semakin mendera hatiku
“Maafin yaaa….” tanganku mengelus-ngelus paha-paha mulus mereka bertiga.
“Tadinya sih marah banget….” Morine membuka suara
“Tapi setelah dipikir-pikir….” Nia melanjutkan ucapan Morine
“Kami ngerti koq…. Mang Trimin pasti ngerasa Nggak enak ya menolak permohonan kawan-kawan mang Trimin” Sandy tersenyum manis.
“Tadi Mang Jhoni yg ngasih tahu…..” Morine tersenyum manis
“Lagipula… setelah dirasa-rasa… enak juga pesta sex kaya tadi he he he” Morine terkekeh-kekeh.
Aqu menghela nafas lega melihat senyuman menghiasi tampang ketiga perempuanku.
Ketiga perempuanku berdiri, mereka menyuruhku duduk diatas kursi panjang menghadap kearah telaga.
“Gubraggg…. Byurrrrrrrrrr……….” bandarQ

Seekor Katak tiba-tiba roboh dan tercebur kedalem telaga terkena serangan jantungmenyaksikan tiga orang perempuan Chinese yg cantik mulus bersujud, menciumi dan mengulum kemaluan Trimin Anwar. Aqu menatap keatas langit, rembulan terlihat begitu cantik…bintang bintang bertaburan menghiasi langit malam, kedip-kedip nakal terlihat diatas sana, mengintip aqu dan ketiga perempuanku yg sedang asik bergumul demi meraih kenikmatan.

=========================================================

SELAMAT DATANG DI SITUS TERBESAR GAME ONLINE RESMI POKER DOMINO TERPERCAYA
DENGAN MINIMAL DEPOSIT & WITHDRAW RP. 15.000

MARI GABUNG RASAKAN KEMENANGAN DI

WWW.GALERIQQ.COM

DAN NIKMATI BONUS ROLLINGAN 0.5% & REFERRAL 20%

CONTACT :
PIN BBM : D60A983B
LINE : csgaleriqq
YM : csgaleriqq


Share:

Sample Text

Copyright © PAPA SANGE | Powered by Blogger Design by Agil Lesmana | Blogger Theme by KELINCIMAS